04/12/2020

Bisnis Besar

Bisnis Besar

Cara Elegan Menghadapi Atasan yang Cerewet

Saat Anda memasuki dunia kerja, Anda tidak hanya harus siap secara fisik. Tetapi Anda juga harus kuat secara mental.

Ya, Anda harus menjadi pria yang tangguh. Karena di tempat kerja Anda bertemu orang-orang dengan karakter berbeda.

Namun, tidak semuanya sesuai dengan kepribadian Anda. Beberapa mungkin acuh tak acuh, sombong, atau bahkan banyak bicara. Tidak hanya dari karyawan Anda, tetapi juga dari atasan Anda.

Bagi Anda yang memiliki bos yang banyak bicara, jangan terlalu frustasi. Suka atau tidak, Anda harus menerima persyaratan ini. Jika Anda merasa sangat sulit, berikut beberapa cara elegan untuk menghadapi bos yang banyak bicara.

1. Tetapkan batas waktu untuk berbicara

Anda tidak harus benar-benar tidak puas dengan atasan yang menyebalkan. Sebaliknya, Anda perlu menggunakan taktik yang cerdik.

Misalnya dengan menetapkan batas waktu saat Anda berbicara dengannya. Anggap saja Anda memiliki sesuatu yang penting untuk dilakukan dalam waktu sekitar 10 menit. Dengan begitu, Anda tidak akan terjebak dalam percakapan tanpa akhir.

Atau dengan cara lain, Anda bisa bertemu saat atasan Anda meninggalkan kantor. Temui dia sekitar 15 atau 20 menit sebelumnya dan bicarakan minat Anda. Jika dia buru-buru keluar rumah, dijamin kamu tidak akan ditahan terlalu lama.

2. Tampilkan bahasa tubuh yang berhubungan dengan Anda

Saat Anda tidak berbicara dengan baik, gunakan bahasa tubuh untuk menghindari atasan Anda mengoceh secara berlebihan.

Misalkan Anda bertemu bos Anda di ruangan itu. Sekarang coba tampilkan bahasa tubuh yang menandakan Anda sedang sibuk.

Misalnya saat memberikan file. Lebih baik berdiri saja di sana. Jika Anda harus duduk, jangan terlalu nyaman. Duduk mundur berarti ingin berbicara dalam waktu lama.

Jika itu tidak terlalu penting, lebih baik langsung ke intinya. Karena ketika Anda terjebak dalam percakapan dengan orang yang banyak bicara, biasanya sulit untuk mengakhirinya.

Tentu saja, Anda merasa sangat tidak nyaman dengan bos Anda sendiri! Jadi dari awal, buatlah seolah-olah Anda sedang sibuk.

3. Mengirim pesan lewat email bisa menjadi alternatif

Sebagai tip berikutnya, Anda dapat mencoba metode pengiriman email untuk mengirim pesan atau memposting tugas. Dengan menggunakan taktik ini, Anda tidak perlu berputar-putar atau mendengar atasan Anda mengomel.

Ditambah lagi, waktu Anda tidak akan terbuang percuma. Kedengarannya menyenangkan bukan?

Namun, jika kantor Anda tidak terbiasa mengirim email ke manajer untuk memberi tahu supervisor, jangan gunakan! Ikuti saja aturan yang diterapkan.

Dan jika masalahnya penting, yang terbaik adalah menemui atasan Anda secara langsung. Tidak masalah jika dia banyak bicara, yang terpenting adalah Anda melakukan pekerjaan Anda dengan baik.

4. Jangan berkelahi, dengarkan saja!

Jangan pernah berpikir untuk mengambil tindakan terhadap atasan Anda hanya karena Anda kesal dengan sikapnya yang mengomel. Jika Anda melakukan itu, efeknya tidak bagus. Anda bahkan mungkin dipecat karena bersikap kasar.

Jadi solusi terbaik adalah melepaskan saja. Misalkan omelan telah menjadi bagian dari atasan Anda. Suka atau tidak, Anda harus menerimanya karena di sanalah Anda bekerja.

Namun, setiap orang memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Jadi cobalah beradaptasi. Dengan begitu Anda tidak akan terlalu frustrasi.

5. Jangan mengomel

Tips selanjutnya untuk menghadapi bos yang menyebalkan juga tidak main-main. Dalam situasi apa pun Anda tidak boleh berteriak di depan bos Anda. Jangan ikuti perasaanmu sebentar karena kamu akan menyesalinya.

Namun, Anda harus bisa menjadi seorang profesional. Jika atasan Anda pilih-pilih, Anda sopan dan elegan. Jika Anda tidak perlu berbicara, jangan terlalu banyak bicara. Selain itu, jangan terlalu sering berdebat.

Kecuali itu perlu. Berbicara diperlukan jika Anda ingin mengklarifikasi fakta! Tidak keluar dari omelan, tepat di luar kurung.

Artikel ini dipersembahkan untuk kupas bisnis dengan alamat resminya di https://kupasbisnis.com.