Cara Merawat Luka Tindik pada Telinga Bayi

Ketika seorang anak kecil lahir, tentunya banyak persiapan yang harus dilakukan, termasuk soal tindik telinga berukuran kecil. Masalah yang sering muncul setelah anak mengalami tindik telinga adalah cedera pada cuping telinga. Mengapa telinga bayi rusak dan bagaimana cara merawat tindik bayi agar tidak menyebar bahkan menjadi infeksi? Itulah penjelasannya.

Sedang mencari alat bantu dengar? bisa kunjungi pusat alat bantu dengar aqm-hearingcenter.com

Biasanya telinga bayi sering sakit setelah ditindik. Selain tindikan, kondisi ini biasanya disebabkan oleh beberapa hal seperti: kuman, anting terlalu ketat, alergi terhadap salah satu bahan logam di dalam anting, ada bagian anting yang masuk ke dalam cuping telinga, bermacam-macam di antaranya kondisi tersebut bisa menimbulkan masalah pasca si kecil ditindik.

Cara merawat luka tindikan bayi

Sebaiknya tindik bayi tidak dibiarkan terlalu lama karena dapat menyebabkan infeksi. Berikut beberapa cara merawat tindik bayi:

1. Mencuci tangan sebelum membersihkan dan merawat luka tindik bayi

Bagaimana Anda tahu jika telinga anak sakit karena ditindik? tanda-tanda kemerahan dan bengkak 24 jam setelah tindik telinga. Jika Anda ingin membersihkan atau menyelesaikan tindik bayi, sebaiknya cuci tangan sebelum menyentuh area yang terkena. Ini untuk mengurangi risiko bakteri menempel di tangan dan berpindah ke telinga anak yang cedera. Pasalnya, bagian kulit yang telah membuka luka lebih mudah terserang bakteri.

2. Hindari menggunakan alkohol

Setelah mencuci tangan hingga bersih, langkah perawatan tindik bayi selanjutnya adalah membersihkannya menggunakan air hangat dan sabun dua kali sehari saat mandi. Saat membersihkan, jangan gunakan alkohol atau hidrogen peroksida dan gosok kulit bayi. Ini bisa membuat kulit halus bayi teriritasi dan kering.

3. Lepaskan anting

Saat telinga bayi Anda sakit atau terinfeksi, lepaskan anting-anting tersebut saat telinga sedang dibersihkan agar luka anak lebih terlihat. Saat masih teriritasi, Anda tidak boleh memakai anting bersama anak Anda sampai lukanya sembuh.

Jika anak Anda tampaknya memiliki risiko alergi atau kepekaan terhadap logam dan bahan lain di anting-antingnya, jangan memakainya dalam waktu yang lama. Biasanya luka akan hilang dalam waktu 2 minggu, jika dirawat dengan cara yang bersih dan higienis. Jika perawatan di rumah tidak memperbaiki tindikan, lebih baik segera berkonsultasi ke dokter.

Yuk ketahui juga solusi gendang telinga pecah.

Cara mencegah luka tindik bayi

1. Hindari menindik telinga bayi baru lahir

Kimberly Schneider, Pediatrician di Indiana University Health di negara bagian Children’s Health Riley, dia memberikan nasehat kepada para orang tua untuk menunggu sampai bayinya berumur 3 bulan agar bisa tindik. Ini bukan tanpa alasan.

Bayi yang berusia kurang dari 3 bulan berisiko mengalami nyeri dan infeksi jika telinganya ditekan. “Jika bayi pada usia 3 bulan mengalami cedera dan infeksi hingga demam setelah ditusuk, ia harus dirawat di rumah sakit sesuai dengan kondisinya,” jelas Schneider.

2. Pastikan peralatan yang digunakan steril

Jika ingin mencium telinga bayi, pastikan alat yang digunakan bidan atau dokter sudah steril. Karena itu, ikuti prosedur ini di tempat tepercaya. Hal ini dilakukan agar di lain waktu Anda tidak bingung dengan perawatan tindik bayi yang terkadang menjadi masalah bagi para lansia.

3. Memilih bahan anting yang tepat

Untuk melihat kondisi kulit sensitif buah hati Anda, Anda perlu berhati-hati dalam memilih bahan anting yang tepat. Beberapa bahan anting hipoalergenik atau non-alergi berwarna perak atau emas 24 karat. Jenis ramuan ini jarang menimbulkan reaksi alergi pada bayi. Periksa halaman kebijakan editorial untuk lebih jelasnya.