Layanan dan Jasa Digital Agency Indonesia

Digital agency atau agensi digital waktu ini telah kerap kita dengar baik didalam pembicaraan sehari-hari maupun didalam dunia freelancer. Semakin canggih teknologi jadi banyak sebetulnya makna atau profesi yang bermunculan dan merasa dikenal masyarakat, meski sebagian orang cuma fasih mendengar, tanpa jelas maksud dan makna sebenarnya.

Dulu saya kira agency itu adalah agen semacam distributor barang. Tempat yang menyediakan dan menyimpan stok berasal dari produsen atau kantor pusat. Sekarang kata agency berarti lebih luas dan banyak jenisnya, juga agensi digital ini.

Secara bhs pengertian agensi digital adalah pihak yang membantu memasarkan sesuatu bersama dengan strategis lewat alat digital layaknya mengfungsikan sosial sarana untuk iklan dan pemasarannya.

 

Agency Digital RedComm

Nah, teman-teman telah jelas belum jikalau RedComm adalah tidak benar satu agensi digital juga? RedComm adalah agensi digital mandiri terbesar di Indonesia. Agensi digital RedComm telah membantu mengatasi pemasaran lebih berasal dari 500 merek baik lokal maupun luar.

Cara RedComm bekerja yakni lewat layanan pemasaran dan periklanan digital terpadu, layanan social sarana agency layaknya siasat kreatif berbasis data, lewat kreatif lokal budaya, apalagi mengfungsikan machine learning dan artificial intelligence (kecerdasan buatan).

Tidak heran jikalau sepanjang 20 th. terakhir ini RedComm sebagai digital agency Indonesia banyak terima bermacam penghargaan. Seperti “Agency of The Year” berturut-turut di th. 2018, 2019, dan 2020 berasal dari Campaign Asia’s Agency of The Year. Keren kan?

 

Redcomm Luncurkan RED Miles

Kecerdasan buatan (AI) dan machine learning waktu ini merasa banyak dipakai untuk siasat komunikasi. Termasuk digunakan oleh agensi digital RedComm. Dalam menjalankan tiap-tiap pekerjaan, RedComm memperkenalkan RED Miles (Redcomm Machine Learning for Engagement on Social) bersifat alat terbaru yang bisa digunakan untuk tingkatkan efektifitas siasat komunikasi merek di sarana sosial.

Redcomm Machine Learning for Engagement on Social (RED Miles) mengfungsikan teknologi machine learning dan kecerdasan buatan (artificial intelligence) untuk membantu klien atau merek merancang siasat komunikasi berbasis data, sehingga membuahkan memproses yang lebih efisien didalam faktor ongkos dan efisien di social media.

RED Miles ini digadang-gadangkan menjadi tools pertama yang dibangun in-house dan diluncurkan eksklusif bagi klien-klien RedComm. Sebagaimana disampaikan waktu perkenalan logo baru di awal th. 2021 sebagai wujud komitmen agensi digital RedComm untuk mempunyai stimulus pergantian dan beradaptasi didalam industri periklanan digital yang jadi berkembang pesat.

Cara kerja RED Miles didalam memproses jutaan data mengfungsikan machine learning untuk siasat komunikasi ialah mendeteksi dan mengklasifikasikan formula dan variabel yang membawa dampak sebuah konten bisa berhasil maksimal di sarana sosial.

Sementara kecerdasan buatannya berguna beri tambahan wejangan kepada klien sehingga bisa lebih efisien berkampanye di sarana sosial didalam raih suatu objektif kala jalankan promosi.

Salah satu manfaat utama RED Miles adalah penggunaan algoritma didalam machine learning untuk mendeteksi elemen dan komposisi pada suatu gambar, baik subjek utama maupun lingkungan sekelilingnya yang menunjang.

Dari hasil pendeteksian, machine learning memproses jutaan informasi didalam hitungan detik dan menampilkan wejangan prediksi (predictive analytics) yang paling optimal bersama dengan target market. Karena langkah kerjanya yang efisien dan relevan, hal itu terlampau membantu klien raih komunikasi yang real bersama dengan harga yang lebih efisien.

Memang ya, masa yang serba digital ini dibarengi bersama dengan perkembangan teknologi yang tetap berkembang buat kita bisa mengakses informasi sebanyak-banyaknya. Informasi tersebutlah yang berguna bagi merek untuk memiliki rencana siasat komunikasi.

Karena proses manual tidak bisa mengimbangi pengolahan informasi tersebut, dan RedComm menyaksikan potensi machine learning dan artificial intelligence bisa membantu memproses data tersebut, maka peluang itu digunakan RedComm untuk membantu brand.

Damon Hakim selaku Founder RedComm berusaha menepati komitmennya di awal th. untuk membawakan pergantian dan adaptasi industri periklanan. Janji itu ditepatinya lewat penggunaan data didalam membaca prilaku target konsumen, berkomunikasi lewat sosial media, menyampaikan cerita lewat konten, mengukur performa bersama dengan data, penggunaan teknologi machine learning dan kecerdasan buatan untuk implementasi yang lebih pas sasaran.

Memang banyak analytic tools telah tersedia di didalam bermacam platform digital, tapi cuma mencakup manfaat dasar yang menampilkan data tanpa insight yang real. Sementara berlebihan berasal dari layanan alternatif premium RED Miles justru bisa menggabungkan seluruh data berasal dari bermacam platform dan jalankan anggapan korelasi secara segera pada konten.

Dengan kecanggihan teknologi machine learning RED Miles, RedComm membantu klien meraih investasi merek teralokasi pada siasat komunikasi dan marketing yang lebih efektif.

 

Redcomm Indonesia

RedComm Indonesia yang berbasis di Jakarta adalah bagian Red Asia Inc., grup perusahaan Indonesia bersama dengan spesialisasi dan keahlian berlainan untuk membantu merek memenangkan pasar di dunia digital.

RedComm sebagai digital  agency Jakarta, mengkhususkan diri didalam mengatasi komunikasi pemasaran berbasis data, strategis dan kreatif bersama dengan mengfungsikan teknologi dan sarana digital.

RedComm yang lebih spesifik jangkauannya sebagai digital agency yang berada di ibukota Jakarta beri tambahan layanan merasa berasal dari konsultasi data dan teknologi, pemasaran digital, jalinan masyarakat, transformasi digital, hingga branded entertainment lintas layar yang paling dekat di wilayah kita.

Tidak tanggung-tanggung, RedComm digital agency Jakarta yang telah lebih berasal dari 20 th. berkiprah di industri periklanan, mempunyai nilai and bersama dengan kecanggihan RED Miles yang digunakannya untuk menghadirkan ide siasat kreatif dan efisien untuk memenuhi komunikasi yang objektif dan marketing bagi klien.

 

Campaign Asia’s Award

Sebagai agensi mandiri di Indonesia kita patut bangga manakala RedComm Indonesia memenangkan medali penghargaan untuk ketiga kalinya bersama dengan medali gold sepanjang tiga th. berturut-turut di ajang Campaign Asia’s Award of the Year. Ajang penghargaan yang berusia lebih berasal dari seperempat abad ini mempertandingkan agensi periklanan di seluruh Asia dan Australia.

Penghargaan Campaign Asia’s Agency of the Year telah digelar sejak awal 1990-an. Dengan hasil yang ditabulasikan oleh PricewaterhouseCoopers (PwC).

Campaign Asia’s Agency of the Year adalah cuma satu program yang mengapresiasi keistimewaan agensi digital baik di tingkat lokal maupun regional.

Ketika terima penghargaan, Damon Hakim, pendiri Red Asia Inc. menyebutkan bahwa penghargaan medali gold itu mencerminkan stimulus dan upaya bagian tim didalam keluarga RedComm untuk menjadi versi terbaik.

“Mendapatkan medali gold sepanjang tiga th. berturut-turut adalah momentum, mempertahankannya untuk th. berikutnya adalah semangat. Saya terlampau bangga dan terlampau terberkati berada di antara orang-orang luar biasa ini.

Tidak tersedia pencapaian atau perkembangan yang bisa terjadi tanpa kontribusi kolektif berasal dari mereka, kepemimpinan direktur dan manajer kami, dan yang paling utama adalah kemitraan yang didorong oleh kepercayaan berasal dari klien kita yang luar biasa,” ujar Damon.